Boneka persugihan di bulan mulud

Ini pengalam saya sendiri, nama saya ako ambardi saya tinggal di sumedang tanjungkerta, ceritanya saya nongkrong nih di sebuah warung kopi biasa lah anak muda ngopi ngopi di warung gitu, dan di depan warung tempat kami nongkrong itu ada rumah yang lagi di perbaiki, dan ketika sedang dalam keadaan sepi ada sebuah mobil Avanza masih ingat bener warna mobilnya yaitu abu2 gtu, aku terheran dan menaruh curiga pada mobil itu karena, di saat mobil itu melintas di kampung saya mobil itu menjatuhkan benda ke sisi jalan yang membuat saya penasaran, dan saya penasaran, waktu itu di warung tempat say nongkrong itu tinggal 2 orang tingggal saya dan 1 orang tua yang namaya pa maman, dan kami berdialog dalam bahasa sunda :
Pa mama: ko teang tuh tadi naond nu murag tina mobil( ko liat benda apa tadi yang jatuh dari mobil)
Saya: embung ah mang( ga mau)
Pa maman: ah maneh mah “sambil berjalan melihat benda yang tadi jatuh”
Ketika pa maman tiba di tempat jatuhnya benda tadi pa maman berteriak “ boneka euy ko, alus keneh di bungkus keneh keur budak euy” yang artinya: wah boneka ko bagus banget lumayan buat anak saya.
Saya menjawab : karep ah mang. Artinya: gmana amang aja.
Saya langsung pulang melihat tidak ada orang lagi di warung itu tepatnya jam 18.00 seperti biasanya warung itu sudah tutup.
Dan ketika jam 21.00 saya kaget ada orang berteriak- teriak di rumah tetangga saya, dan saya keluar menuju asal suara tersebut, dan saya mendengar suara suara teriakan itu berasal dari rumah pak maman yang tadi ngambil boneka yang terjatuh dari mobil AVANZA tadi, dan saya mencoba melihat ke dalam rumahnya dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang teriak-teriak tadi, dan ternyata yang berteriak tadi adalah anaknya pa maman, kan pa maman bercerita ketika ia pulang ia memberikan langsung boneka yang tadi ia temukan dan tida biasanya anaknya langsung tidur di kamarnya pada jam 18.30 dan ketika jam 21.00 dia berteriak ta jelas, dan saya berinisiatip memanggil orang yang di anggap bisa menanganinya, dan ketika ia datang, anaknya pa maman berteriak yang membuat bulu kuduk saya merinding, anaknya berteriak gini, anak ieu arek di bawa ku aing anak ieu arek di bawa ku aing, yang artinya anak ini mau saya bawa, dan orang pintar yang saya panggil langsung menyuruh saya dan pa maman keluar dan dia berbicara “ ieu mah urusan saya dengan yang merasukinya” dan sekitar 20 menit saya mendengar ledakan seperti petasan tapi lebih kencang lagi, dan ketika kami mau melihat orang pintar yang saya panggil itu keluar dari kamarnya dan menceritakan apa yang terjadi, katanya anak pa maman itu mau di jadiin tumbal persuguhan oleh orang yang membuang boneka itu dengan sengaja, dan dia berpesan agar jangan sembarangan mengambil barang yang berbentuk boneka atau uang yang bisa menarik orang untuk mengambilnya karena di bulan mulud biasanya persugihan yang menuntut tumbal itu minta tumbalnya pada bulan mulud.
Dan orang pintar yang saya panggil itu membawa boneka yang bertugas menjemut wadal/tumbalnya itu ke belakang rumahnya pa maman dan membakarnya, dan katanya penjemput wadal itu akan menjemput orang yang melakukan persugihannya dan mati, dan itulah akhir dari semua persugihan yang tidak akan ada untungnya, sekian cerita dari saya mohon komentarnya yaa!!!!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyepi itu ga sesepi yg ane liat

Mata Batinku Yg Baru Terbuka

Hantu Wanita Memesan Bakso