gedederewo di kebon

Dear mistery mania, aku yang gak perlu disebutin namanya mau berbagi salah satu dari banyak kisah seram yang pernah aku alamin maupun yang aku denger dari kerabat terdekat ku, dan ini semua nyata. Oke langsung aja gausah banyak intro.

Kejadian ini berlatarbelakang pada 10 tahun yang lalu saat aku masih bersekolah di TK 0 besar. Jadi gini ceritanya.. jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB, aku masih terus asik bermain bersama sepupuku yang rumahnya masih satu RT denganku. Sebagai gambaran, jarak rumah kami adalah hanya sekitar 20 meter.

Saat kami sedang asik bermain Nintendo.. telpon rumah sepupuku berdering, ternyata ibuku menelpon dan menyuruhku pulang ke rumah karena hari sudah malam dan anak kecil tidak boleh pulang malam2 nanti ketemu setan, kata ibuku sambil menakutiku agar aku cepat pulang. Aku menjawab "Yailah mana ada sih setan bu, yaudah ntar aku pulangnya jam 10 malem aja". Telpon pun langsung kututup tanpa sempat kudengar jawaban dari ibu.

Waktu terus berjalan dan akhirnya sampailah jarum jam di angka 10, pertanda sudah pukul 10 malam. Akupun bergegas minta izin pulang dengan sepupuku dan juga om dan tanteku (orang tua dari sepupuku). Sesudah aku keluar dari rumah sepupuku, aku merasa kalau malam ini agak aneh. Jalan begitu sepi dan gang yang biasa kulalui untuk pulang ke rumah pun terlihat sepi sekali dan hanya diterangi lampu remang2. Namun, aku menepis pikiran negativku akan hal2 mistis.

Akhirnya saat aku berada di kebun pepaya yang jaraknya 12 meter dari rumah sepupuku, disitulah aku merasa ada hal yang aneh, seperti ada orang yang sedang memperhatikanku dari arah kebun, namun aku coba tenang dan rileks seakan tidak terjadi apa2. Namanya juga manusia, lama2 aku penasaran dan ingin melihat apa sebenarnya yang ada di kebun pepaya itu. TERNYATA!!!

Disitu ada mahkluk berbulu lebat yang tingginya melebihi pagar pembatas kebun yang setinggi 2 meter! dan sepasang bolamatanya yang berwarna merah terang sedang menatapku dengan sangat tajam yang sontak membuatku takut dan akupun langsung lari tunggang-langgang ke rumah sampai ngos-ngosan. Dan saat ibuku bertanya "Kenapa kamu lari?", aku tidak menjawabnya sampai saat ini.

Sekian dulu cerita dari saya, wasalam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyepi itu ga sesepi yg ane liat

Mata Batinku Yg Baru Terbuka

Hantu Wanita Memesan Bakso