Lorong waktu di kaki gunung tampomas sumedang

Kembali lagi nih saya bercerita nama saya ako ambardi saya tinggal di sumedang tepatnya di tanjungkerta aga dekat dengan kaki gunungnya walau harus berjalan cukup jauh, langsung saja ceritanya hari itu tepatnya hari sabtu malam tepatnya jam 06.50, tetangga saya yang aga jauh rumahnya, dia memberitahukan kepada pa RT di kampung saya bahwa suaminya yang bernama supri(nama samaran) ga pulang-pulang sampai jam segini, dan pa supri memberitahukan bahwa dia mau pergi mencari kayu bakar ke tempat yang di sebut pasir keueus, tapi pa RT menanggapinya hanya hal biasa saja, dan pa RT berkata tunggu sampai jam 7.30 saja kalau masih ga ada kita bersama warga akan mencari dia, dan pada pukul 7.30 malam warga yang hanya berjumlah 19 orang kebingungan mencari orang yang bersedia ikut menceri pa supri karna katanya si pamali pasti ada yang celaka jadi perlu 1 lg dengan umur saya yang masih ber umur 15 pada waktu itu saya memberanikan diri ikut mencari beliau, dan kami segera berangkat perjalanan yang sangat melelahkan dan saya melihat pohon yang sangat aneh dengan diameter yang sangat besar, dan ki ardi menunjuk ke pohon itu, nah itu adalah wilayah pasir keueus berarti kita sudah sampai, ketika sampai kira kira jam 10.40 malam kami mengadakan do’a dulu untuk mencari petunjuk dengan di pimpin pa ardi yang sekarang jadi guru spiritual saya, dan kami memual pencarian kami terus mencari pa supri tapi kami malah menemukan hal-hal aneh mulai munculnya bayangan-bayangan seperti kuda bersayap, dan kucing yang sangat besar dan yang sangat terkejut pa ardi guru spiritual di RT saya berteriak ‘’JANGAN BERGERAK’’ dan kami berhenti, dan katanya dia menemukan jalan gaib, jalanya di pagari pagar dari emas dan jalan itu menuju ke sebuah pohon randu yang besar, dan katanya di pohon itu ada sebuah pintu gaib yang ga kasat mata, dan kami tidak melihatnya dan hanya pa ardi yang bisa melihatnya, dan pa ardi mulai mendekati pohon randu yang sanyat besar dan tiba tiba saja dia menghilang ketika menepuk 3x akar pohon randu itu, dan kami terheran heran dan kami hanya diam saja mendengarkan peritah pa ardi yang menyuruh kami untuk diam dan jangan lari atau mendekati apapun hal yang terjadi, dan kami terkejut ketika pa ardi keluar lagi setelah 40 menit menghilang dan dia keluar dari balik pohon randu, dan pa ardi seperti orang kecapean ngos ngosan dan keringatan kami ga tau apa yang terjadi, kami bertanya tanya pada pa ardi apa yang sudah terjadi tapi pa ardi dengan keringatan menjawab bahwa dia masuk ke sebuah lorong hitam yang gelap dan sampai di sebuah tempat yang ada pohon besarnya juga tapi dia sadar sekali bahwa pa ardi bukan berada di tempat yang sama, setelah beliau bercerita begitu dia langsung duduk bersila dan menyuruh kami menjauhinya, dan kami menunggu beliau, setelah beliau mulai tenang dia berbicara kepada kami bahwa kemungkinan pa supri juga masuk ke dalam lorong gaib tersebut, dan ia berbicara juga bahwa pintu gaib itu sampainya ke sebuah tempat yang berada di subang jawa barat, dan katanya ga usah di cari pa supri akan kembali dengan sendirinya, dan benar saja 4hari kemudian pa supri di antarkan oleh tokoh masyarakat yang berada di subang, dan katanya pa supri di temukan tergulai lemas di jalan tepat dekat pabrik aqua di subang.

Sekian cerita dari saya maaf kalau terlalu panjang karna ini sangat nyata, dan mohon maaf saya tidak bisa memberikan nama asli orang yang saya rubah jadi pa supri karena orangnya kini sudah meninggal dan saya kurang sopan kalau menulis namanya di cerita ini. 
add facebook saya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hantu Wanita Memesan Bakso

Nyepi itu ga sesepi yg ane liat

Mata Batinku Yg Baru Terbuka